Showing posts with label inspirasi Artikel. Show all posts
Showing posts with label inspirasi Artikel. Show all posts

Sunday, January 23, 2011

lebih lanjut Sleep Paralysis

Artikel sebelumnya dari Pak Fidelis mengenai Sleep Paralysis sangat menarik sehingga saya kemudian mulai mencari-cari tambahan informasi mengenai hal ini...


Selamat Menikmati

Ferdy D.Savio


-------------------------------------------------------------------------------------




Kamu membuka mata. Baru saja kamu tidur selama beberapa jam. Kamu bisa merasakan pikiranmu melayang-layang antara sadar dan tidak. Sambil berusaha mengumpulkan kesadaranmu, kamu mencoba untuk bangun. Tetapi, ada sesuatu yang tidak beres. Tubuhmu tidak bisa bergerak, nafasmu sesak, seakan-akan ada makhluk tidak terlihat yang menginjak dadamu. Kamu membuka mulutmu dan hendak berteriak, tidak ada suara yang keluar. Seseorang sedang mencekik leherku, pikirmu. Ada sesuatu yang tidak beres.

Ya, kalian mengerti maksud saya. Kita semua pernah mengalaminya. Sebagian menyebut fenomena ini dengan sebutan tindih hantu atau irep-irep. Entah apa kata resmi bahasa Indonesianya. Dulu, saya sempat mengira kalau kata fenomena ini disebut Lucid Dream. Namun, ternyata saya salah. Fenomena ini sebenarnya bernama Sleep Paralysis (Lumpuh Tidur) atau The Old Hag Syndrome.

Mereka yang mengalami fenomena ini kadang merasa ketakutan karena mengira sedang diserang oleh setan. Tidak bisa disalahkan. Zaman dulu, ada kepercayaan kalau fenomena ini diakibatkan oleh "Old Hag" atau "Penyihir" yang sedang menduduki dada korban. Dari situlah ia mendapatkan nama The Old Hag Syndrome.


Ketika ilmu pengetahuan mulai berkembang, nama The Old Hag Syndrome mulai ditinggalkan. Para peneliti lebih suka menyebutnya Sleep Paralysis (SP).

Lalu, pertanyaannya adalah: Apa yang menyebabkannya?

Menurut survey Gallup tahun 1992, hampir semua orang dewasa mengalami Sleep Paralysis, paling tidak dua tahun sekali. Jadi fenomena ini bukan sesuatu yang asing bagi manusia. Usaha untuk menelitinya telah berlangsung sejak tahun 1950an, namun baru benar-benar bisa dipahami ketika para peneliti mulai mengerti hubungan antara kondisi REM (Rapid eye movement) dengan mimpi.

Ketika kita tidur, kita akan memasuki beberapa tahapan tertentu. Memang ada banyak, namun kita hanya akan melihat dua tahapan besarnya, yaitu Non REM dan REM.

Ketika kita tidur, 80 menit pertama, kita memasuki kondisi Non Rem, lalu diikuti 10 menit REM. Siklus 90 menit ini berulang sekitar 3 sampai 6 kali semalam. Selama Non REM, tubuh kita menghasilkan beberapa gerakan minor dan mata kita bergerak-gerak kecil.

Ketika kita masuk ke kondisi REM, detak jantung bertambah cepat, hembusan nafas menjadi cepat dan pendek dan mata kita bergerak dengan cepat (Rapid eye movement - REM). Dalam kondisi inilah mimpi kita tercipta dengan jelas dan kita bisa melihat objek-objek di dalam mimpi.

Dr.Max Hirshkowitz, direktur Sleep Disorders Center di Veterans Administration Medical Center di Houston mengatakan kalau Sleep Paralysis muncul ketika otak kita mengalami kondisi transisi antara tidur mimpi yang dalam (REM dreaming Sleep) dan kondisi sadar.

Selama REM dreaming sleep, otak kita mematikan fungsi gerak sebagian besar otot tubuh sehingga kita tidak bisa bergerak. Dengan kata lain, kita lumpuh sementara. Fenomena ini disebut REM Atonia.

"Kadang, otak kita tidak mengakhiri mimpi atau lumpuh kita dengan sempurna ketika terbangun. Ini bisa menjelaskan mengapa tubuh kita menjadi kaku."

Menurut hasil penelitiannya, Dr.Hirshkowitz menyimpulkan kalau efek ini hanya berlangsung selama beberapa detik hingga paling lama satu menit. Namun, bagi korban, sepertinya pengalaman ini berlangsung sangat lama.

Lalu, bagaimana dengan perasaan adanya makhluk gaib yang muncul di kamar kita?

Florence Cardinal, seorang peneliti lain mengatakan kalau halusinasi biasanya memang menyertai Sleep Paralysis. Kadang ada perasaan kalau ada orang lain di dalam ruangan atau bahkan kita bisa merasakan adanya makhluk yang sedang melayang di atas kita.

Lalu, kita bisa merasakan adanya tekanan di dada seperti sedang diinjak atau diduduki. Malah, ada beberapa korban yang melaporkan mendengar suara langkah kaki, pintu terbuka dan suara-suara aneh. Ini cukup menakutkan, tapi normal. Bahkan banyak peneliti yang percaya kalau fenomena "penculikan oleh alien" atau "diserang roh jahat" kebanyakan hanyalah halusinasi yang terkait dengan Sleep Paralysis.

Lalu, dalam kondisi apakah Sleep Paralysis biasa muncul?

Beberapa penelitian menunjukkan adanya kondisi tertentu dimana kemungkinan mengalami Sleep Paralysis akan menjadi lebih tinggi bagi seseorang. Mereka yang mengalaminya, biasanya adalah ketika yang bersangkutan tidur telentang.

Lalu, fenomena ini lebih sering terjadi pada mereka yang mengalami kelelahan yang berlebihan atau mereka yang jadwal tidur normalnya terganggu.

Dan luar biasanya, mereka yang biasa minum obat penenang akan menjadi lebih sering mengalaminya (Ironis bukan?).

Bagaimana kita menghindari Sleep Paralysis?

Ini ada beberapa tips yang dihasilkan dari penelitian klinis, yaitu:

1. Tidurlah yang cukup dan teratur
2. Kurangi Stress
3. Berolahragalah secara teratur

Dengan kata lain, gaya hidup sehat!

Tapi yang terpenting dari semuanya adalah, Jika kalian terlanjur mengalami ini, tidak perlu takut, karena fenomena ini hanya berlangsung sesaat dan akan segera berlalu.

sumber: http://xfile-enigma.blogspot.com/2010/03/memahami-fenomena-sleep-paralysis.html

Pengalaman Tidur diTindih Setan?


Pernah merasa di tindih saat tidur dan tidak berdaya? Sehingga seluruh anggota badan tidak dapat bergerak, bahkan untuk meminta tolong dengan berteriakpun tidak mampu?.

Keadaan ini dinamakan sleep paralysis, terjadi pada siapa aja. Usia rata-rata pertama kali mengalami gangguan tidur ini adalah 14-17 thn, 2 thn sekali.

Terjadinya sleep paralysis kebanyakan dipengaruhi oleh kondisi badan kita dan bukannya siapa “penunggu” dirumah atau di kamar kita.


Berikut penjelasannya :

Akan terjadi saat kondisi tubuh terlalu lelah, kurang tidur, jadwal tidur terganggu atau stress mengakibatkan tidak mengikuti tahapan tidur yg seharusnya.

Untuk diketahui, tidur terbagi dalam 4 tahap:

1. ringan

2. lebih dalam.

3. tidur paling dalam dan

4. REM (Rapid Eye Movements). Tahap inilah mimpi terjadi. Dengan tanda bola mata bergerak cepat.

Ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM tapi tubuh belum (ketidaksinkronan), terjadilah sleep paralysis. Kita merasa sadar, tapi tubuh tak bisa bergerak.

Disinilah kamu akan berteriak dan takut sekali sehingga menyebut-nyebut nama Tuhan, setelah itu bercerita ke tetangga dengan lebaynya, "Aku ditindih setan lho, swear deh!".

Umumnya terjadi pada orang yg tidur dlm posisi telentang (muka menghadap ke atas & hampir nyenyak / dlm keadaan hampir terjaga dari tidur).

Kurang tidur pun tidak boleh dianggap remeh. Jika sudah menimbulkan sleep paralysis, kondisinya berarti sudah berat. Segera evaluasi dirimu.

Sleep paralysis bisa juga pertanda narcolepsy (serangan tidur mendadak tanpa tanda-tanda mengantuk), sleep apnea , kecemasan, atau depresi

Bila kamu tidak ingin terulang terjadinya sleep paralysis, harap:

1.tidurlah yang cukup dan teratur.

2.kurangi stress

3.berolahragalah teratur

Terpenting dari semuanya, jika terlanjur mengalami ini, tidak perlu takut, karena ini hanya berlangsung sesaat dan akan segera berlalu

Diambil dari: MILIS, dikirim oleh Pak Yohennes Minardo. Bagi yang merasa perlu, silahkan share!

Oleh: Pak Fidelis Waruwu

Thursday, November 11, 2010

10 Chinese Wisdom


1. Perjalanan seribu mil diawali dengan sebuah langkah.

2. Sebuah batu permata tidak bisa dipoles tanpa gesekan, seperti halnya seorang manusia disempurnakan dengan cobaan hidup.

3. Lebih baik menyalakan lilin daripada mengutuk kegelapan.

4. Yang bertanya seperti orang bodoh selama lima menit lebih baik daripada yang tidak bertanya, karena ia tetap bodoh selamanya.

5. Jika Anda ingin tak seorang pun mengetahuinya, jangan melakukannya.

6. Berikan seseorang seekor ikan, dan anda memberinya makan untuk sehari. Ajarkan seseorang untuk menangkap ikan, dan anda memberinya makan untuk seumur hidup.

7. Waktu terbaik untuk menanam sebuah pohon adalah dua puluh tahun yang lalu. Waktu terbaik kedua, adalah: mulailah hari ini.

8. Bila Anda ingin tahu masa lalu Anda - lihatlah kondisi Anda saat ini. Bila Anda ingin tahu masa depan Anda - lihatlah tindakan-tindakan Anda saat ini.

9. Sebuah pembicaraan dengan seorang bijak adalah lebih baik daripada sepuluh tahun menuntut ilmu.

10. Hidup sebagian adalah apa yang kita tentukan, dan sebagian lagi ditentukan oleh teman-teman yang kita pilih

Wednesday, October 27, 2010

Small Leaf


 DAUN KECIL 

Bagaimana mungkin selembar daun  yg kecil dpt menutupi dunia  yg luas ini?

Jgnkan dunia, menutupi
telapak tangan  anda saja sulit.
Namun bila daun  kecil ini menempel di mata  mu maka
tertutuplah dunia !

Begitu jg bila hati <3 ditutupi pikiran buruk sekecil apapun maka km akan melihat keburukan dimana².
Dunia  yg besar ini pun akan tampak buruk.

Jgn menutupi mata  mu walaupun hanya dgn daun yg kecil.
Jgn menutupi hati <3 mu walaupun hanya dgn sebuah pikiran kecil yg negatif!

Bila hati <3 mu tertutup,
tertutuplah dunia  ..
Karna itu bukalah mata hatimu..
Dan kau akan melihat dunia  yg indah terutama di pagi  hari
Pagi yang indah,
Ferdy D. Savio

Tuesday, October 26, 2010

Clock Ticking


Alkisah, adalah seorang pembuat jam tangan yang berkata kepada jam yang sedang dibuatnya.

"Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak kurang lebih 31.104.000 kali selama setahun?", "Ha?", kata jam terperanjat. "Mana saya sanggup?"

"Bagaimana kalau 86.400 kali dalam sehari?"

"Delapan puluh enam ribu empat ratus kali? Dengan jarum yang ramping-ramping seperti ini?" jawab jam penuh keraguan.

"Bagaimana kalau 3.600 kali dalam satu jam?"

"Dalam satu jam harus berdetak 3.600 kali? Banyak sekali itu," tetap saja jam ragu-ragu dengan kemampuannya sendiri.

Dengan penuh kesabaran, tukang jam itu kemudian berbicara kepada jam, "Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?"

"Naaaa, kalau begitu aku sanggup!" kata jam dengan penuh antusias.

Demikianlah, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik. Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu. Dan sungguh luar biasa, jam itu ternyata mampu berdetak tanpa henti selama satu tahun penuh. Itu berarti, ia telah berdetak sebanyak 31.104.000 kali.

Pastikan perjalanan hidup anda setiap detiknya menjadi pengalaman yang seru...
Little step towards Big Goals...
Ferdy D. Savio

Wednesday, October 20, 2010

Noah's Ark

Another amaizing time to share the other greatest story ever told.

Working Replica of Noah's Ark opened In SCHAGEN, Netherlands .
Man Builds Noah's Ark to the exact scale given in the Bible.
The massive central door in the side of Noah's Ark was opened and the first crowd of curious townsfolk beheld the wonder. This replica of the biblical Ark was built by Dutch Creationist Johan Huibers as a testament to his faith in the literal truth of the Bible.

The ark is 150 cubits long, 30 cubits high and 20 cubits wide. That's two-thirds the length of a football field and as high as a three-story house.
Life-sized models of giraffes, elephants, lions, crocodiles, zebras, bison and other animalsgreet visitors as they arrive in the main hold. A contractor by trade, Huibers built the ark of cedar and pine. Biblical scholars debate exactly what the wood used by Noah would have been.

Huibers did the work mostly with his own hands, using modern tools and with occasional help from his son Roy. Construction began in May 2005. On the uncovered top deck .... not quite ready in time for the opening .... will come a petting zoo, with baby lambs and chickens, and goats, and one camel.

Visitors on the first day were stunned. 'It's beyond comprehension', said Mary Louise Starosciak, who happened to be bicycling by with her husband while on vacation when they saw the ark looming over the local landscape.

'I knew the story of Noah, but I had no idea the boat would have been so big! ' There is enough space near the keel for a 50-seat film theater where kids can watch a video that tells the story of Noah and his ark. Huibers, a Christian man, said he hopes the project will renew interest in Christianity in the Netherlands, where church going has fallen dramatically in the past 50 years.


Now that I am old and gray....give me the time to tell this new generation (and their children too) about all of Your mighty miracles.
Psalm 71:18

In the midst of so much negative news here is a positive story about a devout Christian man wanting to share the story of Noah with this and the next generation hoping he will bring their faith alive. Amazing isn't it?
Nothing is imposible,
Ferdy D.Savio

Wednesday, September 29, 2010

AIR MATA DIATAS RANJANG

"Setiap malam aku menggenangi tempat tidurku,
dengan air mataku aku membanjiri ranjangku."
Mazmur 6:7


http://biblikaindonesia.blogspot.com/

Ya Tuhan, janganlah menghukum aku dalam murka-Mu

00.00. Detik berganti detik, menit berganti menit, jam berganti jam, dan kini tanpa terasa hari baru telah tiba. Suasana senyap senantiasa mengiringi pergantian hari di kampung kecil ini, tak terkecuali malam ini. Semua orang telah terlelap di rumahnya masing-masing. Yang terdengar hanyalah desiran angin malam, juga suara jangkrik yang menyanyi bersahut-sahutan dari tengah sawah. Bagiku yang sedang gelisah dan tak bisa memejamkan mata, merekalah penghibur malam yang sejati.

00.05. Kalau ada yang berkata, “Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari,” baiklah ia tahu bahwa nasihat itu mudah untuk diucapkan, tapi sulit untuk menjadi kenyataan. Ranjang tempatku berbaring adalah saksinya. Sudah sejak senja aku merebahkan diri di situ, tapi sampai tengah malam tiba jiwaku tak kunjung terbang ke alam mimpi. Ini sudah berlangsung berhari-hari! Ya, hari-hari belakangan ini aku memang susah tidur. Badanku hanya terbolak-balik di atas ranjang, kadang ke kanan, kadang ke kiri, persis yang dilakukan oleh tukang martabak. Ranjang kayu yang tua ini berderak-derak sepanjang malam sebagai akibatnya. Kalau ia bisa ngomong, pasti ia sudah protes dan menyuruhku pindah ke lantai saja.

00.10. Tiba-tiba air mataku mengalir. Untuk kesekian kalinya, lagi-lagi aku menangis. Hari baru ini aku awali dengan air mata, tanda bahwa bagiku hari ini akan sama saja dengan hari-hari sebelumnya yang penuh dengan duka dan kepedihan. Anakku, anakku, ini gara-gara aku memikirkan dirimu. Mengapa anakku, mengapa engkau membuatku seperti mendapat murka dari Yang Kuasa? Mengapa engkau membuat ibumu yang sudah tua ini jadi begini?

Sembuhkanlah aku Tuhan, sebab tulang-tulangku gemetar

00.15. Terbayang-bayang wajahnya, aku makin terisak-isak. Dia adalah anakku yang bungsu. Dulu dialah matahari keluarga ini. Keberadaannya, juga sikap dan tingkah lakunya, senantiasa mengharumkan nama seisi rumah. Dialah satu-satunya anak yang bisa kubanggakan. Bagaimana tidak, melihat si sulung, aku lebih sering mengelus dada. Anak itu berandalan dan suka membuat onar. Susah payah disekolahkan, eh ujung-ujungnya jadi preman pasar. Adiknya sama saja. Dia tak sempat sekolah tinggi karena SD saja tidak lulus-lulus. Kini ia masih tinggal bersamaku. Kerjanya makan, tidur, dan main remi bersama teman-temannya. Tapi si bungsu ini sungguh berbeda. Tidak seperti kakak-kakaknya, ia rajin, cerdas, dan punya pendirian. Selepas SMA, dengan berani ia menentukan jalan hidupnya: masuk seminari, ingin jadi imam.

00.30. Kubalikkan badan ke sebelah kanan sambil mengingat-ingat perjalanan anakku tersayang dalam menanggapi panggilan Tuhan. Jalan yang ditempuhnya sangat panjang. Sepuluh tahun! Teman-temannya sudah berguguran laksana daun di musim kemarau, tapi ia tetap bertahan. Pada akhirnya, ia mengundangku hadir dalam upacara tahbisan yang tak mungkin pernah bisa kulupakan. Begitu besar, begitu megah, begitu meriah! Tergetar hatiku melihat Bapak Uskup meletakkan tangan di atas kepalanya. Tergetar jiwaku melihat begitu banyak umat yang hadir memberinya dukungan. Tergetar jantungku melihat makanan dan minuman yang melimpah ruah, yang pastinya cukup untuk orang satu kecamatan. Luar biasa! Betapa besar harapan dan kepercayaan diletakkan di pundak anakku yang bungsu ini. Air mata bahagia mengalir dari kedua mataku. Ayahnya yang sudah beristirahat di surga sana pasti merasakan hal yang sama.

00.45. Tapi lima tahun kemudian, hal-hal aneh terjadi. Dia mulai sering pulang ke rumah, katanya untuk berlibur. “Libur kok sebulan sekali? Seperti orang gajian saja,” tanyaku. Ia tertawa saja, dan malah ganti menanyakan kesehatanku, apakah aku kira-kira punya penyakit jantung, atau darah tinggi, atau mungkin stroke. Tentu saja aku jadi heran mendengarnya, apalagi ketika ia mulai berbicara dengan bahasa-bahasa filsafat yang tidak aku mengerti, tentang perubahan, tentang pencarian jati diri, tentang pergulatan memahami panggilan Tuhan, juga tentang jalan hidup yang lain. Dua minggu lalu, keheranan itu mendapat jawabannya. Selembar surat datang darinya suatu siang, mengabarkan bahwa ia mengundurkan diri dari imamatnya. Tubuhku gemetar hebat dibuatnya. Saat itu juga aku jatuh pingsan.

Mataku rabun karena semua lawanku

01.00. Sampai saat ini, aku tetap tidak mengerti mengapa ia mengambil keputusan itu. Anakku, apa yang sesungguhnya terjadi? Mengapa engkau merasa bahwa jalan Tuhan itu bukan panggilanmu? Apakah hatimu kini terpikat pada hal-hal duniawi? Ataukah dirimu sekarang telah pindah ke lain hati? Apa mungkin engkau mundur karena telah melanggar kaul kemurnian, kemiskinan, dan ketaatan yang dulu engkau janjikan? Ah, sakit hatiku memikirkan kemungkinan-kemungkinan itu. Bukan hanya itu, badanku lalu ikut-ikutan sakit. Dulu aku darah rendah, sekarang jadi darah tinggi. Keadaanku menurun drastis. Kini tak banyak yang bisa kulakukan, selain melamun sambil tidur-tiduran di atas ranjang.

01.30. Erangan si manis dari pojok kamar sejenak mengagetkanku. Kucing hitam itu rupanya merasakan kegelisahan majikannya. Ya, bagaimana aku tidak gelisah? Segudang pertanyaan memenuhi kepalaku, tak satu pun ada jawabannya. Aku berharap anakku itu segera pulang untuk menemuiku dan menjelaskan segalanya. Tapi hal itu tidak terjadi. “Ibu, untuk pulang, aku perlu waktu,” tulisnya dalam surat yang terakhir. Menurutnya, ia harus mempersiapkan batin terlebih dahulu, sebab banyak orang – apalagi di kampung kecil seperti kampung kami ini – belum bisa menerima kehadiran mantan pastor.

02.00. Alasan itu tampaknya ada benarnya. Mendengar anakku tak lagi jadi imam, cerita ini dan itu mulai tersebar ke seluruh penjuru desa. Panas telingaku mendengarnya, sebab tak ada hal bagus di dalamnya. “Dengar-dengar ada skandal rahasia lo,” bisik si tukang gosip saat doa rosario lingkungan. “Katanya sih, dia kurang kuat menghadapi godaan,” sambung yang lain memeriahkan suasana. Kejengkelanku semakin memuncak ketika orang-orang mulai menyoroti rumahku, “Wah Bu, kok rumahnya tiba-tiba diperbaiki? Ada yang rusak ya? Waduh, gentengnya juga baru nih?” Meski dilontarkan dengan nada ramah, batinku teriris-iris mendengarnya. Pertanyaan atau sindirankah itu? Di depanku orang-orang itu tersenyum, tapi aku yakin di belakangku mereka mengolok dan menghina diriku. Tuhan, kasihanilah kami…

(Semoga) Tuhan mendengar tangisku

04.00. Kokok ayam jantan di kejauhan membangunkan diriku. Untuk beberapa saat rupanya aku terlelap, mungkin karena terlalu lelah memikirkan beban yang luar biasa berat. Tapi lumayan, badanku jadi terasa agak segar. Ini bekal berharga bagiku untuk menjalani hari-hari kelabu selanjutnya. Aku akan berhadapan lagi dengan tatapan sinis para tetangga; aku akan mendengar lagi mereka berbisik-bisik membicarakan anakku. Tuhan, aku putuskan untuk menyerahkan ini semua kepada-Mu. Kupercayakan diriku pada belas kasih-Mu, kupercayakan pula anakku pada kemurahan-Mu. Dampingilah dia, Tuhan. Jangan biarkan ia sedih sendirian. Mungkin Engkau kecewa karena ia telah meninggalkan jalan-Mu, tapi percayalah Tuhan, ia akan menemui-Mu lagi di jalan yang lain.

04.30. Perlahan-lahan hari mulai terang. Dengan susah payah, aku beranjak dari ranjangku. Kubuka jendela kamar, dan kutatap fajar yang mulai menyingsing. Wajah anakku tersayang terbayang di sana. Pulanglah, Nak. Aku menantimu, aku ingin memelukmu. Ceritakanlah semua, berkeluh-kesahlah, aku akan mendengarkannya. Jangan merasa sendirian, apalagi terbuang. Kita akan menghadapi masa-masa sulit ini bersama. Banyak pintu mungkin tertutup untukmu, tak bisa kaumasuki. Tapi satu hal kukatakan kepadamu: pintu rumah ini akan selalu terbuka bagimu.***

Kepustakaan

Barth, Marie Claire, dan B.A. Pareira. Tafsir Alkitab: Kitab Mazmur 1-72. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1999.
Mays, James L. Psalms. Louisville: John Knox Press, 1994.
Stuhlmueller, Carroll. Psalms 1. Delaware: Michael Glazier, Inc, 1983.


Oleh: Jarot Hadianto

Salam,

Ferdy D. Savio

Tuesday, September 14, 2010

Sesama adalah cara Tuhan untuk menjaga kita

Mazmur 55:23
'Serahkanlah kuatirmu kepada Tuhan, maka IA akan memelihara engkau. Tidak akan selama-lamanya dibiarkan nya orang benar itu goyah.'


Ini ditulis oleh seorang dokter dari rumah sakit Metro Denver :

Saya dalam perjalanan pulang ke rumah dari sebuah pertemuan sore ini sekitar pk 5, terjebak dalam kemacetan di jalan di Colorado Blvd., dan tiba2 mobil saya mulai tersendat2 dan akhirnya mati – dengan susah payah saya bisa mendekati sebuah pompa bensin, lega karena saya tidak menghalangi jalan dan mencari tempat hangat untuk menunggu mobil derek. Tapi tidak ada yang mau berhenti.

Sebelum saya mulai menilpon, saya melihat seorang wanita berjalan keluar dari sebuah minimart, dan ia terpeleset di jalan es dan jatuh didekat pompa bensin, saya bergegas ke ibu ini untuk melihat apakah ia baik2 saja.

Ketika saya tiba disana, terlihat bahwa ia sedang tersedu2 lebih karena sedih bukannya karena jatuh; ia adalah seorang gadis muda yang kelihatan begitu awut2an dengan lingkaran hitam disekitar matanya. Ia menjatuhkan sesuatu ketika saya membantu ia bangun, dan saya ambil untuk diberikan ke dia. Ternyata uang logam satu nikel.

Saat itu, saya jadi menyimpulkan: wanita menangis, Suburban tua yang dipenuhi dengan barang2 dan 3 anak dibelakang (1 di tempat duduk depan) , dan meteran pompa menunjukkan $4.95.

Saya bertanya apakah semuanya baik2 saja dan apakah ia membutuhkan bantuan, dan ia lalu berkata 'Saya tidak ingin anak saya melihat saya menangis!, jadi kita berdiri menjauh dari mobilnya kebalik pompa.
Ia bercerita bahwa ia lagi menuju ke California dan situasinya sangat sulit buat dia saat ini. Saya bertanya, 'Apakah anda berdoa?' Ia mundur sedikit, tapi saya yakinkan bahwa saya bukan orang gila dan berkata, 'IA mendengar kamu, dan IA mengirim saya.'

Saya mengambil kartu kredit saya dan menggesek di card reader dari pompa tersebut sehingga mobil wanita itu bisa terisi penuh, sementara bensin nya diisi, saya berjalan ke McDonald disebelah dan membeli 2 kantung besar makanan, beberapa voucher untuk dipakai nanti, dan segelas besar kopi.
Ia memberikan makanan itu kepada anaknya, yang langsung menyambar seperti serigala kelaparan, dan kita berdiri disebelah pompa sambil memakan kentang dan berbicara sedikit.

Ia memberitahu namanya, menceritakan bahwa ia tinggal di kota Kansas . Teman laki2nya meninggalkan nya 2 bulan yang lalu sehingga ia tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari2. Ia juga tahu bahwa ia tidak akan bisa membayar sewa rumah bulan January nanti. Dan dalam keadan putus asa ia menilpon orang tuanya yang tidak pernah dihubunginya selama 5 tahun.
Mereka tinggal di California dan akhirnya setuju untuk dia tinggal dengan mereka sampai ia bisa mencari uang disana.


Jadi ia mengemas semua barangnya kedalam mobil milik satu2nya. Ia memberitahu anak2nya bahwa mereka akan ke California untuk merayakan natal, tetapi tidak memberitahu bahwa mereka akan tinggal disana.


Saya berikan sarung tangan saya, memberikan pelukan kecil dan membacakan sebuah doa cepat bersama dia agar ia selamat dalam perjalanannya. Ketika saya berjalan menuju mobil saya, ia bertanya, 'Apakah, anda malaikat atau apa?'

Ini yang membuat saya terharu. Saya berkata, 'Ibu, saat ini malaikat sangat sibuk, sehingga kadang2 TUHAN memakai orang biasa.'

Adalah sangat mengharukan untuk menjadi bagian dari keajaiban seseorang. Dan ternyata, anda sudah bisa menebak, ketika saya menuju kemobil, mobilnya bisa langsung distarter dan pulang kerumah tanpa masalah. Saya akan kebengkel besok untuk memeriksakan, tapi saya kira teknisi tidak akan mendapatkan sesuatu yang salah.

Kadang2 Malaikat terbang sangat dekat dengan anda sehingga anda bisa mendengar getaran sayapnya...

Tuesday, August 31, 2010

The Formula for Failure and Success by Jim Rohn



Failure is not a single, cataclysmic event. We do not fail overnight. Failure is the inevitable result of an accumulation of poor thinking and poor choices. To put it more simply, failure is nothing more than a few errors in judgment repeated every day.

Now why would someone make an error in judgment and then be so foolish as to repeat it every day? The answer is because he or she does not think that it matters.

On their own, our daily acts do not seem that important. A minor oversight, a poor decision, or a wasted hour generally doesn't result in an instant and measurable impact. More often than not, we escape any immediate consequences of our deeds.

If we have not bothered to read a single book in the past ninety days, this lack of discipline does not seem to have any immediate impact on our lives. And since nothing drastic happened to us after the first ninety days, we repeat this error in judgment for another ninety days, and on and on it goes. Why? Because it doesn't seem to matter. And herein lies the great danger. Far worse than not reading the books is not even realizing that it matters!

Those who eat too many of the wrong foods are contributing to a future health problem, but the joy of the moment overshadows the consequence of the future. It does not seem to matter. Those who smoke too much or drink too much go on making these poor choices year after year after year... because it doesn't seem to matter. But the pain and regret of these errors in judgment have only been delayed for a future time. Consequences are seldom instant; instead, they accumulate until the inevitable day of reckoning finally arrives and the price must be paid for our poor choices—choices that didn't seem to matter.

Failure's most dangerous attribute is its subtlety. In the short term those little errors don't seem to make any difference. We do not seem to be failing. In fact, sometimes these accumulated errors in judgment occur throughout a period of great joy and prosperity in our lives. Since nothing terrible happens to us, since there are no instant consequences to capture our attention, we simply drift from one day to the next, repeating the errors, thinking the wrong thoughts, listening to the wrong voices and making the wrong choices. The sky did not fall in on us yesterday; therefore the act was probably harmless. Since it seemed to have no measurable consequence, it is probably safe to repeat.

But we must become better educated than that!

If at the end of the day when we made our first error in judgment the sky had fallen in on us, we undoubtedly would have taken immediate steps to ensure that the act would never be repeated. Like the child who places his hand on a hot burner despite his parents' warnings, we would have had an instantaneous experience accompanying our error in judgment.

Unfortunately, failure does not shout out its warnings as our parents once did. This is why it is imperative to refine our philosophy in order to be able to make better choices. With a powerful, personal philosophy guiding our every step, we become more aware of our errors in judgment and more aware that each error really does matter.

Now here is the great news. Just like the formula for failure, the formula for success is easy to follow: It's a few simple disciplines practiced every day.

Now here is an interesting question worth pondering: How can we change the errors in the formula for failure into the disciplines required in the formula for success? The answer is by making the future an important part of our current philosophy.

Both success and failure involve future consequences, namely the inevitable rewards or unavoidable regrets resulting from past activities. If this is true, why don't more people take time to ponder the future? The answer is simple: They are so caught up in the current moment that it doesn't seem to matter. The problems and the rewards of today are so absorbing to some human beings that they never pause long enough to think about tomorrow.

But what if we did develop a new discipline to take just a few minutes every day to look a little further down the road? We would then be able to foresee the impending consequences of our current conduct. Armed with that valuable information, we would be able to take the necessary action to change our errors into new success-oriented disciplines. In other words, by disciplining ourselves to see the future in advance, we would be able to change our thinking, amend our errors and develop new habits to replace the old.

One of the exciting things about the formula for success—a few simple disciplines practiced every day—is that the results are almost immediate. As we voluntarily change daily errors into daily disciplines, we experience positive results in a very short period of time. When we change our diet, our health improves noticeably in just a few weeks. When we start exercising, we feel a new vitality almost immediately. When we begin reading, we experience a growing awareness and a new level of self-confidence. Whatever new discipline we begin to practice daily will produce exciting results that will drive us to become even better at developing new disciplines.

The real magic of new disciplines is that they will cause us to amend our thinking. If we were to start today to read the books, keep a journal, attend the classes, listen more and observe more, then today would be the first day of a new life leading to a better future. If we were to start today to try harder, and in every way make a conscious and consistent effort to change subtle and deadly errors into constructive and rewarding disciplines, we would never again settle for a life of existence—not once we have tasted the fruits of a life of substance!


Regards,

Ferdy D.Savio

Sunday, August 15, 2010

Be Healthy

RAHASIA BEBAS DARI KANKER SELAMANYA.
Artikel ini dikirimkan dr Andry Hartono di sebuah milis, mungkin dapat membantu anda atau kerabat anda.

Memulihkan fungsi empat organ tubuh utama dan melepaskan tekanan batin


Bagi pasien kanker, asal fungsi empat organ tubuh, berupa limpa, hati, usus besar dan ginjal sehat kembali, sudah boleh mengucapkan selamat berpisah dengan penyakit kanker, kencing manis, penyakit jantung dan darah tinggi.

Ketika pagi tadi saya memeriksa kembali para pasien kanker, banyak dari pasien kanker itu yang tadinya menderita tekanan darah tinggi, sekarang tekanan darahnya sudah normal, tadinya menderita penyumbatan pembuluh darah, sekarang tidak perlu lagi mengkonsumsi obat. Jelas, asal beberapa organ tubuh utama ini dapat dipulihkan secara perlahan-lahan, berbagai jenis penyakit peradaban baru dapat dihilangkan, namun itu bukan faktor utama satu-satunya.
Kalau kanker hanya merupakan tumor, tentu lebih mudah ditangani.

Dahulu kita pernah berbuat suatu kesalahan besar dalam bidang medis, asal melihat sebuah tumor, lalu berusaha untuk membunuhnya melalui operasi, kemoterafi atau radiasi, pokoknya jalan terbaik adalah dibunuh dengan segala cara, kemudian dosis obat semakin tinggi semakin baik. Ketika sel kanker mati, orangnya juga mati.

Itu adalah kesalahan terbesar dalam ilmu kedokteran, sebab masalah bukan berdiri sendiri, harus dipertimbangkan secara menyeluruh.
Maka dari itu, organ limpa harus dipulihkan terlebih dahulu, kita mesti memelihara suatu kebiasaan makan, dengan kandungan jenis biji-bijian, baik kasar mau pun halus, harus paling sedikit mencapai 50% dalam bahan makanan sehari-hari.
Biji-bijian ini adalah kacang merah, kacang kuning, kacang hijau, jali, dan lainnya, semua ini adalah jenis biji-bijian, biji teratai juga sangat baik,
dengan konsep demikian, fungsi limpa dan hati akan membaik. Limpa berguna untuk produksi darah, setiap hari ada dua masa penting,
yaitu jam 23.00 - 01.00 dan 11.00 - 13.00.
Maka ketika waktu istirahat memang sudah tiba, harus beristirahat. Orang sekarang kebanyakan memiliki masalah organ hati, kenapa demikian?

Tiga perusak organ hati adalah
· tidur larut malam,
· makan makanan berminyak
· dan suka marah.

Minyak dapat membungkus organ hati, ketika anda menyantap makanan berminyak, lapisan minyak akan membungkus organ hati,
membuat organ hati tidak berfungsi, maka jangan mengkonsumsi terlalu banyak makanan berminyak.

Bila semakin banyak tidur semakin lelah: peringatan akan adanya masalah dengan hati. Ketika tidur, limpa mengumpulkan cairan darah dan dikirimkan ke hati untuk dibuang kandungan racunnya, darah bersih kemudian dikirimkan ke jantung, jantung memompakan darah ke seluruh tubuh, apakah tujuannya? Agar setiap tempat yang tercapai oleh darah mendapatkan gizi, sehingga tubuh terjaga tetap sehat..
Sayang sekali, banyak orang sekarang telah memiliki masalah limpa, di mana limpa tidak mampu lagi mengumpulkan darah.

Hanya ada satu cara untuk menjaga kesehatan organ limpa: dengan mengkonsumsi jenis biji-bijian, lalu kenapa organ limpa orang
sekarang sedemikian buruknya dan tubuh banyak penyakit?
Karena tidak mengkonsumsi jenis biji-bijian, lebih suka makan hamburger, steak, kentang goreng, hanya makan sedikit nasi,
itu pun jenis beras putih, kita semestinya mengkonsumsi jenis biji-bijian yang belum diolah, misalnya beras kasar.

Namun saya ingatkan semua orang, Singapura adalah negara tropis, maka jenis biji-bijian asal daerah beriklim dingin atau panas
tidak cocok untuk dikonsumsi oleh penduduk daerah tropis, seperti gandum, soba, barley dan sorghum, semua ini merupakan produk
pertanian daerah beriklim dingin, tentu ada tubuh sebagian kecil orang yang memang tahan, namun tidak cocok untuk dikonsumsi
oleh sebagian besar orang, bukan bahan makanan ini tidak baik.

Apakah bahan makanan paling cocok untuk penduduk daerah tropis seperti kita ini? Yaitu beras kasar dan ubi rambat, kedua jenis
makanan ini cocok untuk penduduk seluruh dunia, selain itu juga ada jali dan sekoi yang lebih cocok untuk penduduk daerah tropis.
Dengan memelihara kebiasaan makan jenis biji-bijian, fungsi organ limpa akan pulih.

Memulihkan fungsi pembuangan kotoran dari usus besar

Kalau anda sering merasa lelah, hati anda bermasalah, maka anda harus lebih cepat beristirahat. Setiap pagi, anda sulit sekali
buang air besar, anda bagai sedang berperang dengan kakus saja, itu tentu sangat menyedihkan sekali.

Gejala apa ini? Itu disebabkan daya serap tubuh anda terhadap makanan berserat sudah lemah, mengapa penderita kanker usus
besar di Amerika sangat banyak, penderita kanker usus besar di daerah pantai Tiongkok juga banyak, penderita kanker usus besar
di Singapura juga menempati urutan dua dari semua penderita kanker, sedangkan hasil riset terhadap penduduk daerah pedalaman
Tiongkok menunjukkan tiada penderita kanker usus, sebab mereka setiap hari buang air besar dengan lancar, begitu jongkok langsung keluar,
tinjanya bagai pisang saja, sangat cantik! Bahkan berjejer dengan rapi. Bukan begitu saja, saya jelaskan, tinja orang sehat,
diameternya sekitar 2 - 3 cm , berbentuk batangan sepanjang 30 - 45 cm , kalau diletakkan di atas tanah, bisa berguling, bahkan berasap,
bahkan ada wangi vanilla.

Pernah suatu hari, Billy menelepon saya dengan gembira, "Pak dosen, apa yang anda katakan memang benar, sebelumnya saya tidak yakin,
sekarang saya ingin minta maaf pada anda." Saya bertanya: "Apa yang anda tidak yakin?"
"Anda katakan tinja orang sehat wangi vanilla, mana mungkin? Namun sekarang tinja saya sudah wangi vanilla."
Kenapa? Karena racun dalam usus sudah terbuang, apakah anda tidak merasa tahi lembu ada wangi vanilla? Namun kotoran lembu sekarang
sangat bau, sebab makanan lembu sekarang kacau balau, apalagi lembu disuntik antibiotik.

Kalau anda sulit buang air besar, apa artinya ini?
Segala penyakit berawal dari gejala usus besar sulit buang air besar.

Ketika usus besar anda sangat sehat, anda bukan bangun sendiri di pagi hari, namun dibangunkan oleh geliat usus besar. Kenapa?

Karena antara jam 05.00 - 07.00 pagi, usus besar paling aktif bekerja, itu sebabnya kita meminta pasien kanker harus pergi tidur
pada jam 21.00 malam, demikian juga dengan pasien kencing manis. Orang pada umumnya harus tidur sebelum jam 23.00 malam,
sebab pagi harinya jam 06.00 - 07.00 usus besar akan menggeliat untuk membangunkan anda, meminta anda untuk jongkok di kakus.

Setiap hari berapa kali makan, juga berapa kali buang air besar, kalau begitu berapa kali seharusnya buang air? Ingat!
Kalau 4 - 5 hari buang air sekali, itu artinya menderita penyakit susah buang besar parah,
2 - 3 hari buang air sekali termasuk penyakit susah buang besar tingkat menengah,
sedangkan satu hari hanya sekali buang air besar termasuk penyakit susah buang besar tingkat ringan.

Bagaimana bisa disebut paling sehat dan normal? Berapa kali anda makan, sebegitu banyak kali pula anda buang air besar,
itulah yang disebut sehat, lagi pula setiap kali jongkok, dalam 2 - 3 menit langsung beres.

Lihatlah tinja anda, berjejer dengan rapi, kalau pantat anda dibersihkan dengan kertas tissue, tidak akan ada tinja yang lengket, bersih sekali.
Saya melihat ada sebagian orang sangat kasihan sekali, sepuluh lembar kertas tissue juga tidak sanggup membersihkan sisa kotoran di pantat,
orang demikian biasanya tidak memakai kertas tissue, langsung siram saja dengan air.

Sebab tubuhnya sangat kekurangan selulosa. Kalau makanan yang masuk ke dalam badan tidak dikeluarkan dalam jangka waktu 12 jam,
akan berubah menjadi zat beracun. Racun yang tidak dibuang keluar ini akan diserap oleh dinding usus besar, racun yang terserap ini akan
dikembalikan oleh pembuluh balik gerbang ke hati, itu sungguh celaka! Berakibat kerusakan hati yang bermasalah besar.
Maka, masalah hati berhubungan dengan usus besar, asal usus besar lancar, hati akan pulih dengan sendirinya,
sistim kekebalan tubuh juga pulih, darah yang dikirimkan ke jantung juga bersih, tubuh akan sulit terserang penyakit.

Ginjal adalah organ penting untuk metabolisma, pembuangan rekreasi dan racun, cairan darah dalam tubuh melewati ginjal sebanyak
20 kali perjam, kotoran metabolisma dari darah disaring oleh ginjal menjadi urin untuk dikeluarkan dari tubuh. Kalau fungsi ginjal bermasalah,
pinggang akan terasa linu-linu, sakit gembur-gembur, dalam cairan darah ada racun urin, tekanan darah tinggi, infeksi saluran kencing, lelah,
sulit tidur, telinga berbunyi, rambut rontok, pandangan mata kabur, refleks tubuh berkurang, suka muram, sering merasa cemas, bahkan berpikiran bukan-bukan.

Segala jenis zat beracun yang ditimbulkan oleh minuman, makan dan udara yang masuk ke dalam tubuh, mau pun akibat tekanan batin, semuanya melewati ginjal. Kalau sampah ini terlalu banyak, beban kerja ginjal terlalu berat, dalam jangka pendek akan timbul penyumbatan
atau infeksi, dalam jangka panjang akan timbul gejala batu ginjal, fungsi ginjal menurun dan darah tidak bersih, paling parah harus menjalani
proses cuci darah buatan, kalau tidak bisa membahayakan jiwa.

Bagi ginjal "pencegahan lebih baik daripada pengobatan". Tindakan terbaik adalah menjaga kesehatan dan menghindari tindakan merusak ginjal.

Sebab utama kerusakan ginjal adalah:
1. Mengkonsumsi terlalu banyak makanan mengandung protein tinggi dari binatang, akibatnya timbul asam kencing berlebihan,
beban kerja ginjal terlalu berat.
2. Kerja terlalu lelah, tekanan terlalu berat, tidak cukup istirahat.
3. Terlalu banyak konsumsi obat-obatan barat, seperti obat pereda sakit dan antibiotik.
4. Lingkungan tercemar: air, tanah, udara dan suara ribut.
5. Terlalu banyak minum arak, kopi, minuman bersoda, air dingin.
6. Cuaca dingin dan basah.
7. Kurang minum air.

Kalau ingin menjaga kesehatan ginjal, harus kurang bahaya di atas, lebih banyak minum air dan jus buah-buahan,
seperti strawberry, cranberry, blueberry, raspberry, semangka dan lemon..
Makan makanan berprotein dari tanaman, olah raga teratur, minum minuman alamiah yang ringan, istirahat secukupnya,
menjaga kondisi hati gembira, cegah bagian pinggang jangan terkena udara dingin, sering-sering menggosok bagian pinggang
dengan tepalak tangan, agar ginjal lebih terjaga.

Menjaga kondisi ginjal dengan lemon

Lemon baik untuk ginjal, juga hati.
1. Menjaga kesehatan ginjal dengan jus lemon hangat:

Setiap bangun tidur, buat jus dari sebutir lemon, tambahkan air hangat 200 cc (boleh tambahkan garam laut sedikit agar
terasa lebih enak diminum) , minum pelan-pelan dalam kondisi perut kosong, itu bisa membersihkan ginjal, juga memperlancar buang air.

2. Jus lemon untuk membuang batu ginjal

Peras jus dari 12 butir lemon segar (kalau sudah mau diminum baru diperas) , tambahkan air hangat secukupnya (boleh tambahkan
garam laut sedikit agar terasa lebih enak diminum), terus minum selama 7 hari (setiap hari 12 butir lemon, makan minum lainnya seperti biasa).
Batu ginjal halus akan keluar bersama dengan urin. Ketika keluar akan terasa sakit, kalau batu ginjal sudah besar, sudah berakibat infeksi dan sakit, boleh minumjus cranberry untuk meredakan sakit dan mengobati infeksi.

Enam cara untuk menghilangkan tekanan batin

Banyak orang pernah menderita tekanan batin akibat beban hidup, beban kerja atau beban hubungan sesama, kalau tekanan batin bisa dikelola dengan baik, akan menjadi sejenis daya dorong yang menimbulkan motivasi hidup.

Akan tetapi, kalau tekanan batin tetap ada, tidak dapat diuraikan, bahkan semakin bertambah, ini akan mendatangkan masalah besar pada kelenjar ginjal dan hormon, membangkitkan penyakit dalam sistim kekebalan tubuh, berakibat masalah sangat parah.

Sebagian besar penderita depresi disebabkan oleh tekanan batin sangat besar yang datang secara tiba-tiba, tanpa sanggup menguraikannya.
Tekanan batin datang ketika bertemu kesulitan besar, maka kita harus belajar menangani kesulitan.
Kanker berhubungan paling erat dengan tekanan batin, umumnya enam bulan sebelum terserang kanker, penderitanya dilanda masalah dengan tekanan batin berat. Ketika ada tekanan batin, anda harus belajar rileks.
Hembusan nafas bisa berpengaruh pada frekuensi gelombang otak, frekuensi gelombang otak bisa berpengaruh pada kecepatan detak jantung,
kecepatan detak jantung bisa berpengaruh pada kecepatan ketat-lemasnya otot. Dengan kata lain, ketika anda merubah cara bernafas, kondisi
otot dan perasaan akan membaik, cara ini juga dipergunakan untuk terapi pasien makan langsung muntah.

1. Menggosok kedua telapak tangan.
Ketika mata anda lelah, cara ini paling efektif, dapat membantu kelancaran aliran darah, stamina dan semangat akan segera timbul kembali.

2. Berolah raga
Dengan seluruh badan bergoncang, semangat akan kembali dengan segera, paling baik kalau olah raga rutin, sebab olah raga adalah
cara terbaik untuk melepaskan tekanan batin. Selain itu, berjalan kaki dengan kaki ayam di atas rerumputan, juga dapat melepaskan tekanan batin,
persyaratan mendasar harus menjadikannya sebagai rutinitas dalam kehidupan sehari- hari.

3. Tidur
Namun orang sekarang kebanyakan sulit tidur nyenyak. Menurut statistik dokter Taiwan, di Taiwan ada sebanyak 5 juta warga yang hanya bisa tidur
dengan bantuan obat tidur. Tidur itu adalah tekniknya, harus diingat kala tidur jangan meletakkan tangan di depan dada, bisa mendatangkan mimpi buruk.
Juga jangan letakkan di bagian pinggang, bisa menyebabkan tekanan pada organ tubuh, paling baik letakkan di kedua samping tubuh, dengan telapak tangan menghadap ke atas.
Semakin baik tidur seseorang, tekanan batin semakin cepat hilang. Namun jangan tunggu sampai sangat lelah baru tidur, malah akan lebih sulit untuk tidur, sudah lelah masih susah tidur berarti hati sudah rusak berat karena
menderita dua kali, yaitu lelah dan tidak bisa istirahat.

4. Istirahat.
Istirahat berbeda dengan tidur, istirahat adalah meninggalkan pekerjaan semula dan menukarnya dengan sebuah pemandangan. . Contohnya saat makan jangan lakukan di meja kerja semula, usahakan membawa bekal makanan dari rumah atau disediakan perusahaan, jangan makan di luar, hanya menghabiskan waktu, apalagi kebanyakan makan di luar dapat merupakan biang kanker. Usahakan membawa bekal sendiri, makan mengikuti formula buang racun saya ini, setelah makan, sisakan 15 menit untuk mengerjakan hal yang tiada hubungan dengan kerja sama sekali. Sisa
waktu pergunakan untuk melakukan senam pernafasan dengan perut, melalui gerak pernafasan buat diri agar rileks.

5. Menjaga makan minum, jangan konsumsi makanan bertekanan tinggi, semua makanan yang menyebabkan iritasi merupakan makanan bertekanan tinggi, semakin banyak konsumsi makanan ini akan membuat saraf simpatetik bekerja berlebihan, kadangkala mengganggu semua fungsi tubuh hingga berada dalam kondisi bahaya. Apa yang disebut makanan bertekanan tinggi? Coca cola, kopi, teh, alkohol, rokok, produk turunan susu dan produk turunan daging, semua jenis daging, terutama yang telah diproses dengan minyak merupakan makanan bertekanan tinggi.
Makanan jenis apa yang bisa membuat perasaan gembira? Sayur-sayuran, buah-buahan dan biji-bijian. Minuman paling manjur menurunkan tekanan adalah air.
Minum air bisa mengurangi tekanan, minum air yang baik dapat menghilangkan tekanan batin. (WHO menemukan, lebih dari 80% penyakit berhubungan langsung dengan sumber air yang kurang bersih).

6. Berjemur sinar mentari.
Sinar mentari memiliki kemampuan pengobatan. Banyak penderita depresi merupakan orang yang tidak suka mandi sinar mentari,
dengan sering berjemur sinar mentari, antibodi akan meningkat.

Wednesday, June 23, 2010

"Dia tidak berbicara dengan siapa - siapa kecuali dg Tuhan "


Cerita di bawah ini mengingatkan kita untuk semakin dan mencintai lebih dalam kepada Tuhan. ( Diambil dari cerita nyata..)

Ada seorang bocah kelas 4 SD di suatu daerah di Milaor Camarine Sur, Filipina, yang setiap hari mengambil rute melintasi daerah tanah yang berbatuan dan menyeberangi jalan raya yang berbahaya dimana banyak kendaraan yang melaju kencang dan tidak beraturan.

Setiap kali berhasil menyebrangi jalan raya tersebut, bocah ini mampir sebentar ke Gereja tiap pagi hanya untuk menyapa Tuhan, sahabatnya.


Tindakannya ini selama ini diamati oleh seorang Pendeta yang merasa terharu menjumpai sikap bocah yang lugu dan beriman tersebut.

"Bagaimana kabarmu, Andy? Apakah kamu akan ke Sekolah?"

"Ya, Bapa Pendeta!" balas Andy dengan senyumnya yang menyentuh hati Pendeta tersebut.

Dia begitu memperhatikan keselamatan Andy sehingga suatu hari dia berkata kepada bocah tersebut, "Jangan menyebrang jalan raya sendirian, setiap kali pulang sekolah, kamu boleh mampir ke Gereja dan saya akan memastikan kamu pulang ke rumah dengan selamat."

"Terima kasih, Bapa Pendeta."

"Kenapa kamu tidak pulang sekarang? Apakah kamu tinggal di Gereja setelah pulang sekolah?"

"Aku hanya ingin menyapa kepada Tuhan.. sahabatku."

Dan Pendeta tersebut meninggalkan Andy untuk melewatkan waktunya di depan altar berbicara sendiri, tetapi pastur tersebut bersembunyi di balik altar untuk mendengarkan apa yang dibicarakan Andy kepada Bapa di Surga.


"Engkau tahu Tuhan, ujian matematikaku hari ini sangat buruk, tetapi aku tidak mencontek walaupun temanku melakukannya. Aku makan satu kue dan minum airku. Ayahku mengalami musim paceklik dan yang bisa kumakan hanya kue ini.
Terima kasih buat kue ini, Tuhan! Tadi aku melihat anak kucing malang yang kelaparan dan aku memberikan kueku yang terakhir buatnya.. lucunya, aku jadi tidak begitu lapar.

Lihat ini selopku yang terakhir. Aku mungkin harus berjalan tanpa sepatu minggu depan.Engkau tahu sepatu ini akan rusak, tapi tidak apa-apa..paling tidak aku tetap dapatpergi ke sekolah. Orang-orang berbicara bahwa kami akan mengalami musim panen yang susah bulan ini, bahkan beberapa dari temanku sudah berhenti sekolah, tolong


Bantu mereka supaya bisa bersekolah lagi. Tolong Tuhan.

Oh, ya..Engkau tahu kalau Ibu memukulku lagi. Ini memang menyakitkan, tapi aku tahu sakit ini akan hilang, paling tidak aku masih punya seorang Ibu.


Tuhan, Engkau mau lihat lukaku??? Aku tahu Engkau dapat menyembuhkannya, disini..disini. aku rasa Engkau tahu yang ini kan....??? Tolong jangan marahi ibuku, ya..?? dia hanya sedang lelah dan kuatir akan kebutuhan makan dan biaya sekolahku..itulah mengapa dia memukul aku.

Oh, Tuhan..aku rasa, aku sedang jatuh cinta saat ini. Ada seorang gadis yang sangat cantik dikelasku, namanya Anita. menurut Engkau, apakah dia akan menyukaiku?? ? Bagaimanapun juga paling tidak aku tahu Engkau tetap menyukaiku karena aku tidak usah menjadi siapapun hanya untuk menyenangkanMu. Engkau adalah sahabatku.

Hei.ulang tahunMu tinggal dua hari lagi, apakah Engkau gembira??? Tunggu saja sampai Engkau lihat, aku punya hadiah untukMu. Tapi ini kejutan bagiMu.

Aku berharap Engkau menyukainya. Oooops..aku harus pergi sekarang."

Kemudian Andy segera berdiri dan memanggil Pendeta .


"Bapa Pendeta..Bapa Pendeta..aku sudah selesai bicara dengan sahabatku, anda bisa menemaniku menyebrang jalan sekarang!"

Kegiatan tersebut berlangsung setiaphari, Andy tidak pernah absen sekalipun.

Pendeta Agaton berbagi cerita ini kepada jemaat di Gerejanya setiap hari Minggu karena dia belum pernah melihat suatu iman dan kepercayaan yang murni kepada Tuhan.. suatu pandangan positif dalam situasi yang negatif.

Pada hari Natal, Pendeta Agaton jatuh sakit sehingga tidak bisa memimpin gereja dan dirawat di rumah sakit. Gereja tersebut diserahkan kepada 4 wanita tua yang tidak pernah tersenyum dan selalu menyalahkan segala sesuatu yang orang lain perbuat. Mereka juga mengutuki orang yang menyinggung mereka.

Ketika mereka sedang berdoa, Andypun tiba di Gereja tersebut usai menghadiri pesta Natal di sekolahnya, dan menyapa "Halo Tuhan..Aku.. "

"Kurang ajar kamu, bocah!!!tidakkah kamu lihat kalau kami sedang berdoa???!!! Keluar, kamu!!!!!"

Andy begitu terkejut,"Dimana Bapa Pendeta Agaton..??Seharusny a dia membantuku menyeberangi jalan raya. dia selalu menyuruhku untuk mampir lewat pintu belakang Gereja. Tidak hanya itu, aku juga harus menyapa Tuhan Yesus, karena hari ini hari ulang tahunNya, akupun punya hadiah untukNya.."

Ketika Andy mau mengambil hadiah tersebut dari dalam bajunya, seorang dari keempat wanita itu menarik kerahnya dan mendorongnya keluar Gereja.


"Keluar kamu, bocah!..kamu akan mendapatkannya! !!"

Andy tidak punya pilihan lain kecuali sendirian menyebrangi jalan raya yang berbahaya tersebut di depan Gereja. Lalu dia menyeberang, tiba-tiba sebuah bus datang melaju dengan kencang - disitu ada tikungan yang tidak terlihat pandangan. Andy melindungi hadiah tersebut didalam saku bajunya, sehingga dia tidak melihat datangnya bus tersebut. Waktunya hanya sedikit untuk menghindar.dan Andypun tewas seketika. Orang-orang disekitarnya berlarian dan mengelilingi tubuh bocah malang tersebut yang sudah tidak bernyawa lagi.

Tiba-tiba, entah muncul darimana ada seorang pria berjubah putih dengan wajah yang halus dan lembut, namun dengan penuh airmata datang dan memeluk bocah malang tersebut. Dia menangis.

Orang-orang penasaran dengan dirinya dan bertanya,"Maaf tuan..apakah anda keluarga dari bocah yang malang ini? Apakah anda mengenalnya? "

Tetapi pria tersebut dengan hati yang berduka karena penderitaan yang begitu dalam berkata,"Dia adalah sahabatku." Hanya itulah yang dikatakan.

Dia mengambil bungkusan hadiah dari dalam saku baju bocah malang tersebut dan menaruhnya didadanya. Dia lalu berdiri dan membawa pergi tubuh bocah tersebut, kemudian keduanya menghilang. Orang-orang yang ada disekitar tersebut semakin penasaran dan takjub..

Di malam Natal, Pendeta Agaton menerima berita yang sangat mengejutkan.

Diapun berkunjung ke rumah Andy untuk memastikan pria misterius berjubah putih tersebut. Pendeta itu bertemu dengan kedua orang tua Andy.

"Bagaimana anda mengetahui putra anda telah meninggal?"

"Seorang pria berjubah putih yang membawanya kemari." Ucap ibu Andy terisak.

"Apa katanya?"

Ayah Andy berkata,"Dia tidak mengucapkan sepatah katapun. Dia sangat berduka. Kami tidak mengenalnya namun dia terlihat sangat kesepian atas meninggalnya Andy, sepertinya Dia begitu mengenal Andy dengan baik. Tapi ada suatu kedamaian yang sulit untuk dijelaskan mengenai dirinya. Dia menyerahkan anak kami dan tersenyum lembut. Dia menyibakkan rambut Andy dari wajahnya dan memberikan kecupan dikeningnya, kemudian Dia membisikkan sesuatu.

"Apa yang dikatakan?"

"Dia berkata kepada putraku.." Ujar sang Ayah. "Terima kasih buat kadonya.
Ku akan berjumpa denganmu. Engkau akan bersamaku." Dan sang ayah melanjutkan, "Anda tahu kemudian semuanya itu terasa begitu indah.. aku menangis tapi tidak tahu mengapa bisa demikian. Yang aku tahu.aku menangis karena bahagia..aku tidak dapat menjelaskannya Bapa Pendeta, tetapi ketika dia meninggalkan kami, ada suatu kedamaian yang memenuhi hati kami, aku merasakan kasihnya yang begitu dalam di hatiku.. Aku tidak dapat melukiskan sukacita dalam hatiku. aku tahu, putraku sudah berada di Surga sekarang.
Tapi tolong Bapa Pendeta .. Siapakah pria ini yang selalu bicara dengan putraku setiap hari di Gerejamu? Anda seharusnya mengetahui karena anda selalu di sana setiap hari, kecuali pada saat putraku meninggal.

Pendeta Agaton tiba-tiba merasa air matanya menetes dipipinya, dengan lutut gemetar dia berbisik,"Dia tidak berbicara kepada siapa-siapa. .. kecuali dengan Tuhan."
Let's pray,
Ferdy D.Savio

Tuesday, June 22, 2010

One Summer Day


Suatu musim panas dimana hujan belum turun hampir satu bulan lamanya. Tanaman jagung hampir mati. Sapi-sapi tidak menghasilkan susu. Sungai-sungai mengering. Itu adalah musim kering yang cukup parah bahkan ada mungkin sebelum musim panas berakhir banyak dari para petani sudah harus mengalami kebangkrutan. Setiap hari suamiku dan adik laki-lakinya berusaha semaksimal mungkin mengairi ladang kami walau dengan proses yang amat sukar. Dan akhirnya proses ini melibatkan sebuah truk yang harus di bawa ke pabrik penyimpan air setempat dan mengisinya dengan air. Penjatahan air yang ketat membuat banyak orang kesusahan. Kalau hujan tidak turun juga dengan segera kami akan kehilangan segalanya.

Hari itu aku mendapatkan satu pelajaran yang sangat berharga tentang memberi dan aku menyaksikan sendiri mujizat terjadi. Saat sedang di dapur menyiapkan makan siang, aku melihat anak laki-lakiku, Billy, 6 tahun, sedang berjalan ke hutan. Langkahnya tidak seperti anak kecil pada umumnya, sepertinya sedang berjalan dengan satu tujuan yang sangat penting sekali. Aku hanya bisa melihat punggungnya saja.

Dengan upaya yang besar, ia mencoba berjalan dengan tenang. Setelah menghilang ke dalam hutan, segera dia sudah terlihat kembali, berlari kencang menuju rumah. Aku tidak terlalu perduli, rasanya ia sudah selesai dan aku meneruskan kegiatanku. Tetapi, sesaat aku kembali melihat Billy, seperti tadi lagi langkahnya tetap tenang.

Hampir satu jam dia melakukan hal itu terus menerus. Akhirnya aku tidak tahan lagi, langsung keluar mencoba untuk mengikutinya (tapi berusaha untuk tidak diketahui... rasanya dia tak mau ibunya tahu apa yang sedang dikerjakannya) .

Dia berjalan dengan tangan yang sedang menangkup air, mencoba untuk tidak menumpahkan satu tetespun Air ditangannya yang kecil itu paling hanya sebanyak 1 atau 3 sendok makan. Aku mencoba lebih mendekat saat dia sedang berjalan menuju hutan. Ranting-ranting pohon dan duri mengenai wajah kecilnya, tapi dia sama sekali tidak mencoba untuk menghindar. Dia lebih memusatkan perhatiannya kepada tugas yang sedang dia kerjakan.

Ketika aku sedang mengawasinya, disaat itulah aku melihat pemandangan yang sangat luar biasa. Beberapa rusa besar bermunculan dihadapannya. Billy berjalan tepat ke arah mereka. Hampir aku berteriak untuk menyuruhnya menjauh. Seekor rusa jantan besar dengan tanduknya yang indah datang mendekat. Tapi rusa itu tidak melakukan apa-apa, bahkan ketika Billy duduk berlutut. Dan aku melihat seekor anak rusa kecil tergelak di tanah dan jelas sekali sedang menderita dehidrasi dan keletihan yang amat sangat. Aku melihat anak rusa itu dengan usaha yang keras mencoba mengangkat kepalanya untuk bisa menjilat air dari tangan kecil anakku. Demikian Billy melakukannya.

Ketika airnya habis, segera Billy berdiri, kembali berlari ke rumah, berjalan menuju keran yang telah kami tutup. Billy membukanya dan aliran air yang sangat kecil meluncur turun. Dia menadahkan tangannya sambil berjongkok, menunggu air yang mengalir sangat lambat itu memenuhi tangannya dan sinar matahari yang panas menyinari punggungnya.

Butuh waktu kira-kira 2 menit untuk air itu bisa memenuhi tangan kecilnya. Setelah penuh dia berdiri dan kembali ke hutan, disaat itulah dia baru menyadari bahwa aku telah berada di hadapannya. Dengan air mata yang hampir mengalir dia berkata, "aku nggak sedang buang-buang air," katanya.

Akhirnya aku menemaninya. ..kali ini dengan membawa mangkuk kecil yang sudah berisi air. Aku menunggu di kejauhan, membiarkannya memberi minum anak rusa itu. Itu pekerjaannya. Aku berdiri di pinggir hutan sambil memandangi sebuah hati yang luar biasa indah, dengan usaha yang besar sedang berusaha untuk menyelamatkan sebuah kehidupan lain.

Ketika air mata membasahi wajahku, tiba-tiba aku merasakan ada tetesan air yang lain menimpa wajahku, lagi, lagi dan lebih banyak lagi. Aku memandang ke langit dan bisa merasakan bahwa Allah pun turut menangis dengan bahagia.

Mungkin ada yang mengatakan bahwa itu hanyalah kebetulan. Bahwa mujizat itu tidak ada. Bahwa kebetulan saja hujan memang harus turun. Aku tidak dapat mendebatnya. .. dan tidak ingin melakukannya. Yang ingin aku katakan hanyalah bahwa hujan hari itu sungguh-sungguh telah menyelamatkan pertanian kami, seperti yang telah dilakukan seorang anak laki-laki kecil yang telah menyelamatkan nyawa makhluk lain.
sumber: anonym
Salam Memberi,
Ferdy D.Savio

Wednesday, April 21, 2010

It's Pearl


Pada suatu hari seekor anak kerang di dasar laut mengadu dan mengeluh pada ibunya sebab sebutir pasir tajam memasuki tubuhnya yang merah dan lembek.

“Anakku,” kata sang ibu sambil bercucuran air mata, Tuhan tidak memberikan pada kita, bangsa kerang, sebuah tangan pun, sehingga Ibu tak bisa menolongmu.” Si ibu terdiam, sejenak,

“Aku tahu bahwa itu sakit anakku. Tetapi terimalah itu sebagai takdir alam. Kuatkan hatimu. Jangan terlalu lincah lagi. Kerahkan semangatmu melawan rasa ngilu dan nyeri yang menggigit. Balutlah pasir itu dengan getah perutmu. Hanya itu yang bisa kau perbuat”, kata ibunya dengan sendu dan lembut.

Anak kerang pun melakukan nasihat bundanya. Ada hasilnya, tetapi rasa sakit terkadang masih terasa. Kadang di tengah kesakitannya, ia meragukan nasihat ibunya. Dengan air mata ia bertahan, bertahun-tahun lamanya.

Tetapi tanpa disadarinya sebutir mutiara mulai terbentuk dalam dagingnya. Makin lama makin halus. Rasa sakit pun makin berkurang. Dan semakin lama mutiaranya semakin besar. Rasa sakit menjadi terasa lebih wajar.

Akhirnya sesudah sekian tahun, sebutir mutiara besar, utuh mengkilap, dan berharga mahal pun terbentuk dengan sempurna.

Penderitaannya berubah menjadi mutiara; air matanya berubah menjadi sangat berharga. Dirinya kini, sebagai hasil derita bertahun-tahun, lebih berharga daripada sejuta kerang lain yang cuma disantap orang sebagai kerang rebus di pinggir jalan.

Cerita di atas adalah sebuah paradigma yg menjelaskan bahwa penderitaan adalah lorong transendental untuk menjadikan “kerang biasa” menjadi “kerang luar biasa”. Karena itu dapat dipertegas bahwa kekecewaan dan penderitaan dapat mengubah “orang biasa” menjadi “orang luar biasa”.

Banyak orang yang mundur saat berada di lorong transendental tersebut, karena mereka tidak tahan dengan cobaan yang mereka alami. Ada dua pilihan sebenarnya yang bisa mereka masuki: menjadi `kerang biasa’ yang disantap orang atau menjadi `kerang yang menghasilkan mutiara’. Sayangnya, lebih banyak orang yang mengambil pilihan pertama, sehingga tidak mengherankan bila jumlah orang yang sukses lebih sedikit dari orang yang `biasa-biasa saja’.

Mungkin saat ini kita sedang mengalami penolakan, kekecewaan, patah hati, atau terluka karena orang-orang di sekitar kita, cobalah utk tetap tersenyum dan tetap berjalan di lorong tersebut, dan sambil katakan di dalam hatimu… “Airmataku diperhitungkan Tuhan.. dan penderitaanku ini akan mengubah diriku menjadi mutiara.”
sumber: anonym

Regards,
Ferdy D.Savio

Tuesday, April 13, 2010

Techniques on How to Network


Networking sudah menjadi kebutuhan bila kita ingin sukses dalam karir dewasa ini. Tentunya dengan menambah pertemanan dan sosialisasi, sama artinya dengan membuka pintu kesempatan untuk lebih maju.


Seorang career coach - Rene Suhardono - sering mengatakan bahwa networking is not about who you knows, but it's about who knows you...


Berikut adalah beberapa tips dalam networking:

- Temui orang sebanyak-banyaknya, berkenalan lah dengan orang sebanyak-banyaknya.

Pelajari pentingnya kesan pertama saat bertemu orang baru.

- Bertindak lah sebagai tuan rumah, bukan sebagai tamu.

Aktif memperkenalkan diri dan ramah.

- Berikan dahulu baru terima kemudian.

Layani mereka dahulu, agar tercipta rasa percaya dan hormat dari mereka.

- Keep in touch

Selalu jaga hubungan. Walaupun hanya sekedar menanyakan kabar.

- Jangan lakukan bisnis ketika networking

Bersahabatlah, bercanda, tingkatkan hubungan pertemanan. Have Fun! Be Fun! Don't be Boring!

- Follow up!

lakukan janji temu berikutnya untuk membicarakan bisnis...


Have a Great Network,

Ferdy D.Savio

Thursday, April 8, 2010

The ABC Filling System


Kerepotan dengan kertas-kertas yang menumpuk?

Atau kesulitan dalam filing berkas-berkas?


Berikut adalah tips ABC Filling System:

A for Action files,

untuk tagihan kartu kredit, telkom, handphone, internet, dsb dan berkas-berkas yang perlu ditindaklanjuti...


B for Basic files,

untuk berkas-berkas yang sering digunakan. misalnya rekening koran, tagihan-tagihan dari action files yang sudah di tindak lanjuti dan perlu disimpan untuk sementara waktu.


C for Classic files,

untik berkas - berkas penting yang disimpan dalam jangka waktu yang lama, seperti akte lahir, surat rumah, dsb.


Neat huh,

Ferdy D.Savio

Tuesday, March 30, 2010

What Constitute A Good Life?


The ultimate expression of life is not paycheck.

That is a good life...

What Constitute a good life?

1. Productivity
2. Good Friends

3. Culture

4. Spirituality

5. Don't Miss Anything

6. Family and the inner circle

"Affirmation without discipline is the beginning of delusion"
Jim Rohn




Regards,

Ferdy D.Savio

Thursday, March 25, 2010

Three Nice Stories







#One#
Satu kali, semua penduduk desa berdoa memohon hujan.
Pada hari semua orang berkumpul untuk berdoa, hanya 1 anak laki2 yang membawa payung.
"itulah iman!"

#Two#
Teladan dari seorang bayi berusia 1 tahun.
Ketika kamu melemparkannya ke udara, dia tertawa karena dia tahu kamu akan menangkapnya.
"itulah kepercayaan!"

#Three#
Setiap malam kita tidur, kita tidak yakin bahwa kita masih hidup esok hari, tapi kita masih mempunyai rencana untuk besok.
"itulah harapan!"

Sunday, March 21, 2010

Life is a book


Hidup manusia itu seperti sebuah buku.

Front cover adalah nama kita,

Back cover adalah bagaimana kita diingat oleh orang ketika dipanggil pulang,

setiap halaman digunakan tanggal,

halaman pertama adalah tanggal lahir,

back cover adalah tanggal pulang.

Tiap lembarnya adalah tiap-tiap hari dlm hidup kita.

Ada buku yang tebal ada buku yang tipis.

Ada halaman yang menarik dibaca, ada yang tidak sama sekali.

Sekali menulis tidak akan pernah berhenti sampai selesai.

Hebatnya, seburuk apapun halaman sebelumnya,

selalu tersedia halaman selanjutnya yang putih bersih, baru and tiada cacat.

Sama dengan hidup kita,

seburuk apapun kemarin,

Tuhan slalu menyediakan hari yang baru untuk kita.

Kita selalu diberi kesempatan yang baru untuk melakukan sesuatu yang benar dalam hidup kita setiap harinya, memperbaiki kesalahan kita dan melanjutkan alur cerita yg sudah ditetapkanNya utk kita masing2.

Puji Tuhan untuk hari ini!!

Nikmati, isi dengan hal-hal yang baik dan jangan lupa untuk slalu bertanya kepada Tuhan tentang apa yang harus ditulis tiap-tiap harinya.

TUHAN Mengasihi & Memberkati Slalu
sumber: anonym

Regards,
Ferdy D.Savio

Friday, January 29, 2010

Brother Leo...


The Parable of Brother Leo

A legend tells of a French monastery known throughout Europe for the extraordinary leadership of a man known only as Brother Leo. Several monks began a pilgrimage to visit Brother Leo to learn from him. Almost immediately, they began to bicker about who should do various chores.

On the third day they met another monk going to the monastery, and he joined them. This monk never complained or shirked a duty, and whenever the others would fight over a chore, he would gracefully volunteer and do it himself. By the last day, the others were following his example, and from then on they worked together smoothly.

When they reached the monastery and asked to see Brother Leo, the man who greeted them laughed. "But our brother is among you!" And he pointed to the fellow who had joined them.

Today, many people seek leadership positions, not so much for what they can do for others but for what the position can do for them: status, connections, perks, advantages. They do service as an investment, a way to build an impressive resume.

The parable about Brother Leo teaches another model of leadership, where leaders are preoccupied with serving rather than being followed, with giving rather than getting, with doing rather than demanding. Leadership based on example, not command. This is called servant leadership.

Can you imagine how much better things would be if more politicians, educators, and business executives saw themselves as servant leaders?

Michael Josephson